PROFILE

Lembaga Sertifikasi Profesi LSPR (LSP-LSPR) adalah lembaga yang didirikan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi London School of Public Relations (STIKOM-LSPR) pada tahun 2013. Sebagai induk dari LSP-LSPR, STIKOM LSPR kini berubah nama menjadi Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR (IKB-LSPR). LSP-LSPR merupakan pepanjangan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dalam mendukung Visi dan Misi BNSP yang bertanggungjawab melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi kerja dengan nomor lisensi BNSP-LSP-111-ID. LSP mempunyai tugas melaksanakan standard kompetensi kualifikasi kerja Nasional Indonesia (SKKNI), dalam hal ini SKKNI untuk lingkup profesi Public Relations atau kehumasan dan berbagai profesi spesialis dibawah atau yang terkait dengan profesi public relations.

Skema Sertifikasi LSP-LSPR mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia nomor 629 Tahun 2016 tentang penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori kegiatan Jasa Lainnya Golongan Pokok Kegiatan Organisasi Bisnis, Pengusaha dan Profesi Bidang Kehumasan dan Surat Pengesahan Kepala Badan Litbang SDM Kementrian Komunikasi dan Informatika Nomor 70/KOMINFO/BLSDM/KS.01.07/4/2018 tentang Peta Okupasi Nasional dalam Kerangka Kualifikasi Bidang Komunikasi Kehumasan dan telah di verifikasi oleh BNSP.

Selain sertifikasi profesi public relations Jurusan Ilmu Komunikasi IKB-LSPR dipercaya oleh Dewan Pers sebagai Lembaga Penguji Kompetensi Wartawan LSPR (LPKW-LSPR) pada tahun 2013 melalui Surat Keputusan nomor 13/SK-DP/IX/2013 untuk dapat mensertifikasi profesi Wartawan atau Jurnalis dan juga sertifikasi ketrampilan jurnalistik bagi peserta didik IKB-LSPR.

Sertifikasi Profesi Wartawan atau Uji kompetensi Wartawan (UKW) terdiri atas tiga jenjang, pertama adalah UKW tingkat muda untuk para reporter, kemudian UKW tingkat madya yang diikuti redaktur pelaksana serta redaktur dan terakhir UKW tingkat utama yang diikuti pemimpin redaksi, wakil pemimpin redaksi atau pimpinan perusahaan pers. Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan menggunakan Standar Kompetensi Wartawan (SKW) sesuai Peraturan Dewan Pers nomor 01/Peraturan-DP/X/2018.